ANTARATV


Pameran Distro Terbesar di Jakarta
October 27, 2009, 11:47
Filed under: Teks | Tags: , , , , ,

Distro-dalamPameran produk distro terbesar di Jakarta kembali digelar di plasa Departemen Perindustrian, Jl Gatot Soebroto. Tak tanggung-tanggung pameran tahunan yang sudah 4 kali diselenggarakan ini menargetkan transaksi hingga Rp 1 miliar.

Pameran Produk  Distro digelar dari tanggal 27-30 Oktober 2009, di Plasa Pameran Departemen Perindustrian mulai pukul 09.00 sampai 17.00 setiap harinya.

Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Departemen Perindustrian Fauzi Aziz mengatakan pemeran distro ini akan terus digalakan oleh pemerintah karena masuk dalam industri kreatif.

“Ini termasuk pameran distro terbesar  di Jakarta, tahun lalu kita mampu membukukan transaksi hingga Rp 800 juta,  kali ini kita targetkan Rp 1 miliar,” jelas Fauzi disela-sela pameran, Selasa (27/10/2009).

Pameran distro ini diikuti oleh 54 wirausaha muda yang berasal dari  Jakarta, Bandung dan Yogyakarta, bahkan komunitas distro Bandung hampir menempati 50% stand pameran.

Selain menampilkan model-model gres, seperti kaos, ikat pinggang, topi, baju, batik, sepati, sendal, tas, cenderamata dan lain-lain. Tak tanggung-tanggung produk yang ditawarkan murah meriah.

Misalnya  saja gerai distro Nano Nine, berani jual harga super murah dengan menjual 3 potong kaos unik seharga Rp 100.000 padahal harga bandrol perpotongnya Rp 58.000 sampai Rp 89.000. Hal ini juga dilakukan oleh gerai distro lainnya.

Ada juga distro Post Clothing menjual sendal, dompet dan  sabuk barani banting harga dengan diskon 30% sampai 50% dari harga normal Rp 60.000.

Untuk distro God.Inc  khusus menjual Jaket Punk Star, menjual harga Rp 180.000  dan berani memberi diskon sampai  20%  dan kaos-kaso unik Rp 45.000.



Julia Roberts Berbikini di Badung
October 27, 2009, 11:30
Filed under: Teks | Tags: , , , , ,

julia roberts bikiniAktris Hollywood Julia Roberts tampak menikmati suasana Pantai
Labuan Sait, Badung, Bali, saat melanjutkan shooting film terbarunya, Eat, Pray, Love, yang mengambil lokasi di kawasan tersebut pada Senin (26/10).

Dalam pengambilan gambar itu, aktris yang akan merayakan hari ulang tahunnya yang ke-42 pada Rabu (28/10) besok itu, terlibat adegan berenang dengan lawan mainnya aktor Javiere Bardem. Roberts terlihat begitu anggun dengan mengenakan bikini putih bermotif bunga-bunga.

Eat, pray, Love
ceritanya diangkat dari kisah nyata Elizabeth Gilbert, seorang jurnalis perempuan yang resah mencari makna kehidupan setelah bercerai dengan suaminya. Ia menjelajah Italia, India dan berakhir di Bali (Indonesia) untuk menemukan kebahagaian yang hakiki.

Di Bali inilah, Gilbert, tokoh yang diperankan Julia Roberts ketemu dengan Filipe, pria asal Brasil yang usianya jauh lebih tua darinya. Bersama Felipe ia menemukan kembali cinta sejatinya, yang sempat hilang.Sejak mengawali shooting 15 Oktober lalu, keberadaan bintang film Pretty Woman menjadi pusat perhatian banyak orang, tak terkecuali wisatawan asing yang tengah berada di Bali. Bahkan, beberapa waktu lalu, kru film sempat merampas kamera milik wisatawan asing yang mencoba mengambil gambar Julia Roberts.

Saat shooting berlangsung, penjagaan ekstra ketat juga diberlakukan. Hal  tersebut guna menghindari berbagai kemungkinan yang tak diinginkan. Sejumlah kru dibantu pecalang tampak mengawasi jalannya shooting.

Setelah Pantai Labuan Sait,  rencananya lokasi shooting  berikutnya akan dilakukan di kawasan obyek wisata Kintamani dan Bangli.



Demo Setia Berakhir Rusuh
October 27, 2009, 10:49
Filed under: Teks | Tags: , , , , , ,

demo mahasiswaDemo mahasiswa Setia berakhir rusuh. Ketika kendaraan mulai bergerak dengan satu jalur, para mahasiswa melemparkan kursi plastik.

Melihat hal tersebut, polisi mulai menekan mahasiwa. Ketika mulai terdesak polisi mengeluarkan tembakan gas airmata. Mahasiswa begerak masuk ke gedung bekas Kantor Walikota Jakbar.

Tidak berhenti sampai di situ, para mahasiwa mengambil batu yang merupakan bekas runtuhan bangunan dan melemparkannya pada polisi. Puluhan polisi berlindiung di balik tameng sambil menembakkan gas air mata.

Sampai saat ini kedua belah pihalk masih bersitegang. Ada usaha mediasi di antara keduanya. Yang jelas kendaraan mulai melintas separuh badan jalan.



Hah, Malaysia Mengklaim Bunga Rafflesia Arnoldi?
October 27, 2009, 09:53
Filed under: Teks | Tags: , , , , , ,

rafflesia arnoldiKlaim Malaysia terhadap bunga Raflesia arnoldi membangkitkan semangat Kelompok Peduli Puspa Langka Desa Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang untuk melestarikan habitat flora langka itu.

“Terus terang kami sakit hati mengetahui dari media bahwa Malaysia juga mengklaim bunga Raflesia,” kata Ketua Kelompok Peduli Puspa Langka Holidin, Minggu (25/10).

Padahal, semangat masyarakat sudah berkurang untuk menjaga setiap bunga yang mekar di kawasan Hutan Lindung dan Cagar Alam Taba Penanjung.

Dengan adanya klaim tersebut, anggota kelompok kembali bersemangat membersihkan kawasan dua bunga Raflesia yang mekar di perbatasan Kota Bengkulu-Kepahiang sejak dua hari terakhir.

“Ada dua yang mekar, posisinya 200 meter dari jalan raya. Sebenarnya kami tidak semangat membuka jalan karena medannya curam, tetapi mengingat klaim Malaysia atas Raflesia, semangat anggota kelompok jadi tinggi,” katanya.

Holidin mengatakan satu bunga sedang mekar sempurna dan diperkirakan masih mekar hingga empat hari ke depan.

Bunga yang mekar tersebut berada di kemiringan 65 derajat dengan diameter 80 cm, dan dapat dinikmati pengunjung hingga 12 hari ke depan sebelum membusuk.

Satu bunga lainnya masih mulai membuka kuncup dan diperkirakan mekar sempurna enam hari lagi. Selain dua bunga tersebut, kelompok ini juga menemukan dua calon bunga sebesar bola kaki, dan lima yang sebesar bola kasti.

Diperkirakan hingga satu bulan ke depan calon bunga itu akan berbunga secara bergantian. “Jadi, pengunjung punya banyak kesempatan untuk melihat bunga ini di habitatnya langsung,” katanya.

Selain tujuh calon bunga tersebut, Holidin yang saat ini sedang membersihkan lokasi bunga dan merintis jalan setapak bagi pengunjung mengatakan enam inang bunga Raflesia juga menunjukkan tanda-tanda calon bunga yang biasa disebut tombol.

Jumlah tombol, belum bisa dipastikan karena pihaknya belum menghitung. “Kelihatannya banyak calon bunga yang akan muncul karena ada enam inang yang kami temukan dengan banyak tombol, atau benjolan calon bunga,” katanya.

Holidin dan timnya telah membuat tanda bagi pengunjung dengan memasang papan di pinggir jalan raya, dan kelompok tersebut juga telah membuka jalan setapak untuk pengunjung yang berniat menikmati flora langka itu.



Ups! Anggaran Gaji 2010 Melesat Rp 28 T
October 27, 2009, 09:39
Filed under: Teks | Tags: , , ,

rupiahPemerintah menaikkan secara signifikan alokasi belanja pegawai 2010 sebesar Rp 28 triliun atau 21 persen menjadi Rp 161,7 triliun.

Sebagian dari kenaikan belanja pegawai itu digunakan untuk menjalankan program reformasi birokrasi yang berujung pada remunerasi pegawai di sejumlah kementerian dan lembaga negara, termasuk legislatif dan yudikatif.

Berdasarkan Nota Keuangan RAPBN 2010 disebutkan bahwa alokasi belanja pegawai sebesar itu akan dilakukan berkaitan dengan berbagai langkah kebijakan pemerintah untuk reformasi birokrasi. Ini untuk memperbaiki dan menjaga kesejahteraan aparatur pemerintah dan pensiunan maupun meningkatkan kualitas layanan publik.

Nota keuangan ini telah disampaikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di DPR, Jakarta pada 3 Agustus lalu.

Peningkatan alokasi belanja pegawai itu terjadi pada semua pos belanja, yakni alokasi untuk belanja gaji dan tunjangan, alokasi anggaran untuk honorarium, vakasi, lembur dan lain-lain, serta untuk kontribusi sosial.

Pada pos belanja gaji dan tunjangan, alokasi anggaran digunakan untuk kenaikan tunjangan beras sesuai tingkat inflasi, accres 2,5 persen untuk menampung kenaikan pangkat/golongan, gaji berkala dan status pegawai, gaji ke-13, cadangan alokasi anggaran untuk tambahan kebutuhan pegawai baru.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk kenaikan gaji pada 2010.

Itu dilakukan terkait dengan target pemerintah melakukan reformasi birokrasi di 12 Kementerian/Lembaga (KL). Reformasi meliputi penataan remunerasi dan jaminan kesehatan bagi pejabat negara.

Ke-12 lembaga itu adalah Kejaksaan Agung, Departemen Pertahanan, Departemen Hukum dan HAM, Kantor Menko Perekonomian, Kantor Menko Kesra, Kantor Menko Polhukam, Kantor Meneg PAN, Kantor Meneg PPN/Bappenas, Kepolisian Negara RI, Lembaga Administrasi Negara, BKN dan BPKP.

Sekretaris Jenderal Forum Transparansi untuk Anggaran Indonesia (FITRA) mendesak agar kenaikan gaji pejabat negara dibatalkan.

Berdasarkan catatan FITRA, pada tahun 2008 saja kenaikan anggaran belanja di Depkeu naik hingga 270%, MA sebesar 230% dan BPK 163% MA, menyedot anggaran hingga Rp. 9,5 triliun atau 10 kali lipat lebih besar anggaran untuk penanganan gizi buruk, yang justru mengalami penurunan dari Rp 500 miliar menjadi Rp 400 miliar.

Pejabat Eselon satu I di Depkeu mengantongi uang 46,9 juta per bulan dan Ketua MA mendapat tambahan tunjangan kinerja sebesar Rp. 50 Juta, dengan dalih reformasi birokrasi.